the owner of blog

Name : Muhammad Fikri Email : a_fik_ri@yahoo.co.id BACKGROUND STUDY Basic school of Negri Sudajaya Hilir II Sukabumi 1996 - 2001 Secondary high school of Negri I Sindangwangi, Majalengka 2001 - 2004 High School of Madrasah Aliyah Al-hikmah Jakarta Selatan, Bangka 2004 - 2007 Diploma syariah dan undang undang di MADIWA Perak Malaysia 2008 - 2009 Degree of Islamic Banking, SIIUC (Selangor international Islamic university college),bangi Malaysia present..

Bang Iwan Fals

Iwan Fals or Virgiawan Listanto (born September 3, 1961 in Jakarta) is an Indonesian singer and songwriter. He has released several dozen albums of mostly solo guitar-based material in a style said to be influenced by Bob Dylan. He is considered a popular singer in the country. He is known as a social observer and protest singer..

Organisasi

persatuan pelajar indonesia se malaysia, adalah organisasi aku bernaung untuk menambah sebuah pengalaman, untuk menampung semua aspirasi PPI cabang seluruh malaysia, ditugaskan sebagai mentri Kordinator membawahi bidang infokom dan hubungan international..

My favorite time

kalah atau menang tetap jadi pilihan, bravo and glory Manchester United..

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions..

Showing posts with label politik. Show all posts
Showing posts with label politik. Show all posts

September 05, 2012

siapa layak untuk Sukabumi?


Menjelang Pemilu Kada yang akan berlangsung dalam waktu terdekat ini, situasi pencalonan walikota baru mulai meghiasi koran koran lokal sukabumi. baik di laman internet maupun berita harian. nama-nama yang muncul memang sangat berpengalaman dalam bidang ke organisasian menandakan sukabumi memiliki calon-calon yang sangat berkompeten untuk mendapatkan kursi pemerintahan kota sukabumi.


namun sangat disayangkan adalah, nama yang muncul adalah para birokrat bermuka lama, bagi saya pribadi itu tidak akan ada masalah dalam hal tersebut. namun sesuai dengan tulisan saya sebelumnya " 5 tahun cukup sisanya KPK" itu lah yang saya sangat harapakan. bukan maksud menuduh apakah para calon melakukan kesalahan atau dalam tanda kutip penyalah gunaan kekuasaan. namun dalam kebiasaanya jika sudah lengser dari kursi pemerintahan beberapa dari mereka akan masuk dalam daftar tahanan atau dalam urutan antri mahkamah. oleh karena itu menurut saya pribadi, alangkah lebih baik jika calon tersebut bukan dari pemerintahan sebelumnya, siapapun itu. namun semua keputusan dan kebaikan untuk kota sukabumi diserahkan kepada masyarakat sukabumi yang lebih tau untuk kebaikan kota sukabumi itu sendiri.

alasan kedua mengapa tidak dari orang pemrintahan sebelumnya ataupun terdaftar sebagai pejabat sukabumi, baik itu dari jajaran ke walikotaan ataupun dalam departemen departemen di pemerintahan sebelumnya. mengapa disaat mereka memiliki kekuasaan, mereka tidak melakukan tugas mereka secara baik. beberapa alasan karena sebelumnya tidak memiliki kekuasaan secara utuh, atau tidak memiliki akses yang baik kedalam jalur keuangan sehingga anggaran tersebut tidak bisa disalurkan kepada masyarakat, sesuai dengan kebutuhan masyarakat. atau memang waktu yang terlalu singkat. ya itu memang alasan yang wajar,namun apakah saat mereka memgang kekuasaan mereka tidak memikirkan apakah tahun depan akan di pilih kembali atau tidak. sehinggalah mereka begitu berleha leha dengan waktu yang sangat singkat, ataupun melakukan hal yang seharusnya dilakukan namun tidak dilakukan secara kemampuan yang maksimum. itu harus jadi pikiran bersama.

alasan ketiga, kita harus kembali kroscek kasus lama para calon -calon walikota, ada dalam beberapa daftar nama sudah memiliki track record kasus yang seharusnya mereka sadara untuk tidak mencalonkan, yang kedua track record bawahan yang mereka pimpin. biasanya menjelang pilkada akan mulai semerbak, semerbak harumnya kota sukabumi. namun bukan menafikan sebuah konsep taubat atau kembali ke jalan yang benar, namun opportunity dan chance untuk melakukan kesalahan yang sama akan dilakukan karena jaraka antara Kembali dan kembali ketempat semula sangat singkat. sehingga kebiasaan lama kemungkinan akan muncul lebih besar dibandng kebiasaan dalam kondisi taubat.

mudahan ini menjadi bahan pemikiran baik benar itu kami serahkan kepada masyarakat sukabumi.namun jika hanya menyesal dan kecewa tidak akan memberikan jalan kepaada yang lain oleh karena itu ada beberapa solusi yang ditawarkan:

jika anda menjadi walikota selanjutnya:

1. kurangi franchise karena dengan banyaknya franchise yang bermunculan di sukabumi akan mengurangi jatah rezeki masyarakat sukabumi yang berjualan di pasar, coba kita lihat perbuahan terkini, maka orang - orang akan lebih suka berbelanja di franchise yang sudah dingin dan bersih dan juga harga yang sangat murah, maka separuh rezeki yang seharusnya untuk membiayai anak anak yang sekolah berasal dari pasar tradisional segera termaginalkan oleh datangnya franchise, tidak heran kalau banyak masyarakat mudah khususnya berlari ke pabrik pabrik, sehingga kreatifitas dan kewirausahaan masyarakat sukabumi mulai habis di lalap waktu. minimal masalah pendidikan karena kurangnya pembiayaan sedikit demi sedikit bisa diselesesaikan.

2. membersihkan pasar traditional,kalau tidak salah saya DPRD sukabumi sudah melakukan kunjungan kerja ke daerah palembang bagaimana bersihnya pasar disana, sekarang kondisi pasar sangat memprihatinkan apatah lagi kondisi hujan, pasar seperti sungai yang dikeringkan kemudian disiram kembali. bagaimana berbicara ksehatan sedangkan sumber makanan sudah banyak dikotori debu - debu jalanan dan kotoran kotoran lainnya,

3. kembali menata kota sebelum penduduk sukabumi bertambah lebih banyak, jika itu sudah terjadi maka penata kotaan akan sangat sulit, sehingga banyak pertimbangan untuk melakukan penggusuran dan penataan. penataan terminal dari muka lama menjadi muka baru, atau segera menyelesaikan terminal yang baru, sehinga kenyamanan trasnportasi dan kepadatan kota bisa dikontrol.

diatas hanya sebuah solusi dari seorang masyarakat awam, mudahan bisa dipertimbangkan jika ada yang ingin ditambahkan itu jauh lebih baik dan siap menerima saran dari kawan kawan masyarakat sukabumi.


November 04, 2011

Mereka yang di panggil tuhan atas nama PERJUANGAN

1. Munir Said Thalib

Munir Said Thalib (lahir di Malang, Jawa Timur, 8 Desember 1965 – meninggal di Jakarta jurusan ke Amsterdam, 7 September 2004 pada umur 38 tahun) adalah pria keturunan Arab yang juga seorang aktivis HAM Indonesia. Jabatan terakhirnya adalah Direktur Eksekutif Lembaga Pemantau Hak Asasi Manusia Indonesia Imparsial.
Saat menjabat Dewan Kontras namanya melambung sebagai seorang pejuang bagi orang-orang hilang yang diculik pada masa itu. Ketika itu dia membela para aktivis yang menjadi korban penculikan Tim Mawar dari Kopassus. Setelah Soeharto jatuh, penculikan itu menjadi alasan pencopotan Danjen Kopassus Prabowo Subianto dan diadilinya para anggota tim Mawar.
Jenazah Munir dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Kota Batu.
Pada tanggal 12 November 2004 dikeluarkan kabar bahwa polisi Belanda (Institut Forensik Belanda) menemukan jejak-jejak senyawa arsenikum setelah otopsi. Hal ini juga dikonfirmasi oleh polisi Indonesia. Belum diketahui siapa yang telah meracuni Munir, meskipun ada yang menduga bahwa oknum-oknum tertentu memang ingin menyingkirkannya.
Pada 20 Desember 2005 Pollycarpus Budihari Priyanto dijatuhi vonis 14 tahun hukuman penjara atas pembunuhan terhadap Munir. Hakim menyatakan bahwa Pollycarpus, seorang pilot Garuda yang sedang cuti, menaruh arsenik di makanan Munir, karena dia ingin mendiamkan pengkritik pemerintah tersebut. Hakim Cicut Sutiarso menyatakan bahwa sebelum pembunuhan Pollycarpus menerima beberapa panggilan telepon dari sebuah telepon yang terdaftar oleh agen intelijen senior, tetapi tidak menjelaskan lebih lanjut. Selain itu Presiden Susilo juga membentuk tim investigasi independen, namun hasil penyelidikan tim tersebut tidak pernah diterbitkan ke publik.
Pada 19 Juni 2008, Mayjen (purn) Muchdi Pr, yang kebetulan juga orang dekat Prabowo Subianto dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, ditangkap dengan dugaan kuat bahwa dia adalah otak pembunuhan Munir[1]. Beragam bukti kuat dan kesaksian mengarah padanya[2].Namun demikian, pada 31 Desember 2008, Muchdi divonis bebas. Vonis ini sangat kontroversial dan kasus ini tengah ditinjau ulang, serta 3 hakim yang memvonisnya bebas kini tengah diperiksa

2. jhon f kenedy

John Fitzgerald Kennedy (lahir di Brookline, Massachusetts, 29 Mei 1917 – meninggal di Dallas, Texas, Amerika Serikat, 22 November 1963 pada umur 46 tahun), sering disebut John F. Kennedy, Kennedy, John Kennedy, Jack Kennedy, atau JFK adalah Presiden Amerika Serikat yang ke-35. Pada 1960, ia menjadi termuda yang dipilih menjadi Presiden Amerika Serikat dan termuda kedua setelah Theodore Roosevelt untuk jabatan presiden. Kennedy menjadi presiden setelah dilantik pada 20 Januari 1961. Jabatan kepresidennya terhenti setelah terjadi pembunuhan terhadap dirinya pada 1963. Ia tewas oleh terjangan peluru saat melakukan kunjungan ke Dallas (Texas) pada 22 November 1963. Kennedy roboh saat mobil terbuka yang membawanya melintas di kerumunan orang yang menyambut kunjungannya. Pada 25 November 1963, jenasahnya dimakamkan di Arlington, Washington, DC. Sebanyak 800.000 orang ikut berkabung di jalanan Washington.
Kennedy adalah anggota klan Kennedy yang berdarah Irlandia-Amerika, sebuah keluarga terkemuka di dunia politik negaranya. Ia dianggap sebagai lambang liberalisme Amerika. Pada Perang Dunia II, ia dikagumi karena keberanian dan heroismenya ketika ia menyelamatkan seorang rekan pelaut di Samudra Pasifik Selatan. Kennedy mewakili Massachusetts pada 1947–1960, sebagai anggota Dewan Perwakilan dan Senat AS. Ia terpilih sebagai Presiden pada 1960 dengan kemenangan yang tipis dalam salah satu pemilu yang paling ketat dalam sejarah Amerika.
Kennedy adalah orang termuda yang terpilih sebagai presiden (jangan disamakan dengan orang termuda yang memegang jabatan presiden, sebuah rekor yang dipegang oleh Theodore Roosevelt), presiden AS pertama yang lahir di abad ke-20, dan juga presiden termuda yang meninggal.
Hingga 2005, ia juga merupakan satu-satunya pemeluk Katolik Roma yang pernah terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat, presiden pewakil Partai Demokrat dari Utara terakhir, dan presiden terakhir yang meninggal sewaktu menjabat.
Setelah pembunuhan John F. Kennedy pada 22 November 1963, dunia turut berduka cita atas kematiannya.
Dalam sebuah survei yang dilakukan oleh C-SPAN yang mengurutkan presiden AS, sebuah panel sejarawan memberikan dia nilai di posisi kedua dalam keseluruhan dan populasi umum memberikan dia peringkat ketiga dari empat puluh dua presiden yang pernah menjabat. Agendanya tidak selesai karena kematiannya; kebanyakan kebijakan hak masyarakatnya menunjukkan hasil melalui penerusnya, Lyndon B. Johnson.(Majalah Tempo edisi 29 November 2009)

3. Mahatma gandhi

Mohandas Karamchand Gandhi (lahir di Porbandar, Gujarat, India, 2 Oktober 1869 – meninggal di New Delhi, India, 30 Januari 1948 pada umur 78 tahun) (aksara Devanagari: मोहनदास करमचन्द गांधी) juga dipanggil Mahatma Gandhi (bahasa Sansekerta: "jiwa agung") adalah seorang pemimpin spiritual dan politikus dari India.
Pada masa kehidupan Gandhi, banyak negara yang merupakan koloni Britania Raya. Penduduk di koloni-koloni tersebut mendambakan kemerdekaan agar dapat memerintah negaranya sendiri.
Gandhi adalah salah seorang yang paling penting yang terlibat dalam Gerakan Kemerdekaan India. Dia adalah aktivis yang tidak menggunakan kekerasan, yang mengusung gerakan kemerdekaan melalui aksi demonstrasi damai.

Gandhi lahir pada 2 Oktober 1869 di negara bagian Gujarat di India. Beberapa dari anggota keluarganya bekerja pada pihak pemerintah. Saat remaja, Gandhi pindah ke Inggris untuk mempelajari hukum. Setelah dia menjadi pengacara, dia pergi ke Afrika Selatan, sebuah koloni Inggris, di mana dia mengalami diskriminasi ras yang dinamakan apartheid. Dia kemudian memutuskan untuk menjadi seorang aktivis politik agar dapat mengubah hukum-hukum yang diskriminatif tersebut. Gandhi pun membentuk sebuah gerakan non-kekerasan.
Ketika kembali ke India, dia membantu dalam proses kemerdekaan India dari jajahan Inggris; hal ini memberikan inspirasi bagi rakyat di koloni-koloni lainnya agar berjuang mendapatkan kemerdekaannya dan memecah Kemaharajaan Britania untuk kemudian membentuk Persemakmuran.
Rakyat dari agama dan suku yang berbeda yang hidup di India kala itu yakin bahwa India perlu dipecah menjadi beberapa negara agar kelompok yang berbeda dapat mempunyai negara mereka sendiri. Banyak yang ingin agar para pemeluk agama Hindu dan Islam mempunyai negara sendiri. Gandhi adalah seorang Hindu namun dia menyukai pemikiran-pemikiran dari agama-agama lain termasuk Islam dan Kristen. Dia percaya bahwa manusia dari segala agama harus mempunyai hak yang sama dan hidup bersama secara damai di dalam satu negara.
Pada 1947, India menjadi merdeka dan pecah menjadi dua negara, India dan Pakistan. Hal ini tidak disetujui Gandhi.
Prinsip Gandhi, satyagraha, sering diterjemahkan sebagai "jalan yang benar" atau "jalan menuju kebenaran", telah menginspirasi berbagai generasi aktivis-aktivis demokrasi dan anti-rasisme seperti Martin Luther King, Jr. dan Nelson Mandela. Gandhi sering mengatakan kalau nilai-nilai ajarannya sangat sederhana, yang berdasarkan kepercayaan Hindu tradisional: kebenaran (satya), dan non-kekerasan (ahimsa).
Pada 30 Januari 1948, Gandhi dibunuh seorang lelaki Hindu yang marah kepada Gandhi karena ia terlalu memihak kepada Muslim.
4. hasan al - banna

Hassan al-Banna dilahirkan pada tanggal 14 Oktober 1906 di desa Mahmudiyah kawasan Buhairah, Mesir. Pada usia 12 tahun, Hasan al-Banna telah menghafal al-Qur'an. Ia adalah seorang mujahid dakwah, peletak dasar-dasar gerakan Islam sekaligus sebagai pendiri dan pimpinan Ikhwanul Muslimin (Persaudaraan Muslimin).
Ia memperjuangkan Islam menurut Al-Quran dan Sunnah hingga dibunuh oleh penembak misterius yang oleh banyak kalangan diyakini sebagai penembak 'titipan' pemerintah pada 12 Februari 1949 di Kairo.
Kepergian Hassan al-Banna pun menjadi duka berkepanjangan bagi umat Islam. Ia mewariskan 2 karya monumentalnya, yaitu Catatan Harian Dakwah dan Da'i serta Kumpulan Surat-surat. Selain itu Hasan al-Banna mewariskan semangat dan teladan dakwah bagi seluruh aktivis dakwah saat ini.
Selain itu ia juga dikenal akan cara berdakwahnya yang sangat tidak biasa. Ia terkenal sangat tawadlu dikarenakan ia sering berdakwah di warung-warung kopi tempat oarang-orang yang berpengetahuan rendah berkumpul untuk minum-minum kopi sehabis lelah bekerja seharian. Dan ternyata cara tersebut memang lebih efektif dilakukan dalam berdakwah.[rujukan?]
Hassan al-Banna yang lahir pada 14 Oktober 1906 di Mahmudiyya, Mesir (utara-barat dari Kairo). adalah seorang guru dan seorang reformis Mesir sosial dan politik Islam, yang terkenal karena mendirikan Ikhwanul Muslimin, salah satu dari abad ke-20 terbesar dan paling berpengaruh organisasi Islam revivalis. Kepemimpinan Al-Banna adalah penting bagi pertumbuhan persaudaraan selama tahun 1930-an dan 1940-an. Ketika Hassan al-Banna berusia dua belas tahun, ia mulai terbiasa mendislipinkan kegiatannya menjadi empat.siang hari di pergunakanya untuk menuntut ilmu di sekolah.kemudian belajar membuat dan membetulkan jam dengan orang tua nya hingga sore.waktu sore hingga menjelang tidur ia gunakan untu mengulang kembali pelajaran sekolah.sementara membaca dan mengulang-ulang hafalan al-qur'anialakukan seusi salat subuh.jadi tidak mengherankan bila hassan al-banna mencetak prestasi-prestasi gemilang di kemudian hari.pada usia 14 hassan al-banna telah menghafal seluruh al-qur'an.hassan al-banna lulus dari sekolah nya dengan predikat terbaik dan nomor lima terbaik di seluruh mesir.pada usia 16 tahun,ia telah menjadi mahasiswa di perguruan tinggi darul ulum.demikianlah sederet prestasi hassan kecil. Ayahnya, Syaikh Ahmad al-Banna, adalah seorang imam lokal dihormati (pemimpin doa) dan guru masjid dari ritus Hanbali. Ia belajar di Al-Azhar University (Lia 24, 1998). Dia menulis dan berkolaborasi pada buku-buku tentang tradisi Islam, dan juga memiliki toko di mana ia memperbaiki jam tangan dan dijual gramophones. Meskipun Syaikh Ahmad al Banna dan istrinya beberapa properti yang dimiliki, mereka tidak kaya dan berjuang untuk memenuhi kebutuhan, khususnya setelah mereka pindah ke Kairo pada tahun 1924. Seperti banyak orang lain, mereka menemukan bahwa belajar Islam dan kesalehan tidak lagi sebagai sangat dihargai di ibukota(akibat paham sekular yang begitu kuat saat itu,paham itu dibawa oleh kolonial inggris untuk merobohkan semangat kaum muslimin), dan bahwa keahlian tidak bisa bersaing dengan industri berskala besar. berdirinya organisasi ikhwaul muslimin bertepatan dengan tanggal 20/maret/1928.bersama keenam temannya,hassan al-banna mendirikan organisasi ini(ikhwanul muslimin) di kota ismailiyah.
Antara 1948 dan 1949, tidak lama setelah masyarakat mengirim relawan untuk bertempur dalam perang di Palestina, konflik antara monarki dan masyarakat mencapai puncaknya. Prihatin dengan meningkatnya ketegasan dan popularitas persaudaraan, serta dengan desas-desus bahwa itu merencanakan kudeta, Perdana Menteri Mahmoud sebuah-Nukrashi Pasha bubar itu pada bulan Desember 1948. Aktifis organisasi yang ditangkap dan puluhan anggotanya yang dikirim ke penjara. Kurang dari tiga minggu kemudian, perdana menteri dibunuh oleh seorang anggota persaudaraan, Abdul Majid Hasan Ahmad.
Setelah pembunuhan itu, Al-Banna segera mengeluarkan pernyataan mengutuk pembunuhan itu, yang menyatakan teror yang bukan cara yang bisa diterima dalam Islam. Hal ini pada gilirannya mendorong pembunuhan Al-Banna. Pada tanggal 12 Februari 1949 di Kairo, Al-Banna di kantor pusat Jamiyyah al-Shubban al-Muslimin dengan saudaranya iparnya Abdul Karim Mansur untuk bernegosiasi dengan Menteri Zaki Ali Basha yang mewakili pihak pemerintah. Menteri Zaki Ali Basha tidak pernah tiba. 5 jam malam Al-Banna dan saudaranya iparnya memutuskan untuk pergi. pembunuhan itu terjadi ketika Al-Banna dan saudaranya sedang menunggu taksi.
Saat mereka berdiri menunggu taksi, mereka ditembak oleh dua orang. Al-Banna terkena tujuh tembakan. Laterwards, dia dibawa ke rumah sakit dan mereka telah menerima perintah dari monarki untuk tidak memberinya perawatan di mana ia meninggal kematian lambat dari luka-luka, Hassan Al-Banna menyadari bahwa mereka telah diperintahkan untuk tidak memperlakukan dia dan dia membuat 3 doa terhadap Monarki. Hassan Al-Banna wafat pada tanggal 12 Februari 1949.

5.Martin Luther King, Jr.

Pendeta Martin Luther King, Jr., Ph.D. (lahir di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat, 15 Januari 1929 – meninggal di Memphis, Tennessee, Amerika Serikat, 4 April 1968 pada umur 39 tahun) adalah penerima Nobel, pendeta Baptis dan aktivis HAM warga Afrika-Amerika. Dia adalah salah seorang pemimpin terpenting dalam sejarah AS dan dalam sejarah non-kekerasan pada zaman modern, dan dianggap sebagai pahlawan, pencipta perdamaian dan martir oleh banyak orang di seluruh dunia. Satu setengah dekade setelah pembunuhan terhadapnya pada tahun 1968, Amerika Serikat menetapkan sebuah hari libur untuk memperingatinya, Hari Martin Luther King
King lahir di Atlanta, Georgia dari Pendeta Martin Luther King, Sr. dan Alberta Williams King. Dia menikah dengan Coretta Scott pada tanggal 18 Juni 1953. Dia lulus dari Morehouse College dengan gelar Bachelor of Arts (dalam bidang Sosiologi) pada 1948, dan dari Seminari Teologi Crozer di Chester, Pennsylvania dengan gelar Bachelor of Divinity (Sarjana Teologi) pada 1951. Dia meraih gelar Ph.D.nya dalam teologi sistematika dari Universitas Boston pada 1955.
King adalah seorang pendeta di Gereja Baptis Montgomery, Alabama yang berjuang melawan diskriminasi rasial. Pada tahun 1963, King memimpin demonstrasi pemboikotan bus di Birmingham. Pemboikotan itu dilakukannya tanpa menggunakan kekerasan. Ia mengikuti prinsip-prinsip Mahatma Gandhi yang melakukan perlawanan dengan menghindari kekerasan. Untuk beberapa tahun, ia membuat kesuksesan besar, tetapi secara berangsur-angsur orang-orang kulit hitam muda menjauhinya karena mereka tidak dapat menerima antikekerasannya. Sebaliknya, King tidak pernah berhenti dan meluaskan programnya.
Akibat aksinya dalam menentang diskriminasi terhadap orang-orang kulit hitam, King pun dipenjarakan di penjara Birmingham. Di penjara, ia menulis surat yang diberi judul, The Letter from Birmingham Jail, Dalam suratnya, King menyatakan bahwa ia merasa dipanggil untuk menyuarakan suara kenabian terhadap ketidakadilan yang terjadi pada zamannya. Ia juga mengritik orang-orang yang tidak setuju terhadap pemboikotan Bus di Birmingham. Baginya, mereka adalah orang-orang yang tidak peka dan tidak dapat melakukan analisis terhadap penyebab utama dari pemboikotan itu. Menurut King, mereka terbuai dalam keadaan yang terjadi dan tidak mampu mendobrak dominasi kekuasaan orang-orang kulit putih.
Ia tidak hanya berjuang melawan diskriminasi orang-orang kulit hitam, tetapi juga menentang tanah milik dan Perang Vietnam. Kebesaran King terutama terletak pada impian tinggi dan gaya spektakulernya sebagai seorang pendeta. Pidatonya dengan judul "Saya memiliki sebuah impian" pada parade berbarisnya ke Washington, DC (28 Agustus 1963) membuatnya semakin terkenal. Ia dipuja dengan banyak gelar terhormat. Pada 1963, ia menerima Penghargaan Perdamaian Nobel. Ia ditembak hingga meninggal dunia ketika ia melakukan aksi di Memphis pada 4 April 1968. Guncangan dari kematiannya menyebabkan banyak kerusuhan dan bentrokan di berbagai kota di seluruh Amerika Serikat.

diatas, adalah hanya sebagian bukti sejarah, bahwa perjuangan tanpa pengorbanan itu adalah hal yang mustahil, semoga kita juga bisa mengambil hikmah cerita orang orang yang meninggal atas NAMA PERJUANGAN.

October 27, 2011

Masih Memimpikan MAHASISWA..


Pertemuan saya di UGM pada saat acara ASEAN student organization network (ASONe) memberikan kesempatan kepada saya untuk bertemu dengan ketua BEM ( badan executive mahasiswa) UGM. Selalu dalam ucapan beliau yang keluar adalah, bagaimana mahasiswa? Apa yang bisa di berikan oleh mahasiswa? Bagaimana hiruk pikuk kehidupan Mahasiswa. tertegun dan merasa malu dalam hati saya, karena apa yang saya lakukan saat ini hanya untuk kepentingan sebuah organisasi, pribadi, dan Negara itu pun dalam skala yang sangat kecil.
Bagaimana bisa, saya juga seorang mahasiswa namun. Saya berfikir apa yang saya sudah lakukan untuk membangun mahasiswa, bagaimana menjadikan mahasiswa sebagai mediasi rakyat dan pemerintah. Ternyata mahasiswa diindonesia mampu menjadikan dirinya bagian yang sangat penting sehingga keberadaannya mampu menjadi momok yang menakutkan untuk pemerintahan,namun mereka juga bisa menjadikan dirinya berada dihadapan rakya. mampu menjadikan intelektual yang mampu berbagi waktu tenaga demi sebuah idealisme ala mahasiswa dan idealisme kehidupan berbangsa dan bernegara. BRAVO MAHASISWA INDONESIA
Oleh karena itu, akhir – akhir ini saya banyak menulis tentang kritik social yang berhubungan dengan negri Indonesia dan mengembalikan semangat untuk menjadikan Indonesia lebih baik kedepannya, program belajar saya akan habis dalam waktu semester mendatang, saya berfikir kalo saya belum bisa turun kejalan dan menyanyikan yel yel ala mahasiswa untuk meruntuhkan sesuatu, untuk kritik social dengan aksi nyata. Karena perbedaan cultural sebuah Negara yang bernama Indonesia membebaskan mahasiswanya untuk bedemokrasi secara aktif. Yang saya bisa lakukan adalah menulis dan melakukan kritik social dengan kata kata dan tulisan tangan saya. Mudah – mudahan tulisan ini memberikan kontribusi sedikit untuk sebuah idealisme ala mahasiswa. jadi saya masih bisa MEMIMPIKAN MAHASISWA di era kesenjaan.

bercerita tentang MAHASISWA, kata yang selalu saya dengar adalah OPOSISI PERMANENT, mungkin inilah jalan yang menjadi sebuah pemerintahan takut akan namanya MAHASISWA, kenapa apapun keputusan keputusan yang salah, atau yang merugikan rakyat. maka tidak segan segan mahasiswa mengepalkan tangan, saling bergandengan untuk menentang pemerintah, demi sebuah idealisme ala mahasiswa dan kesejahteraan rakyat, oleh karena Mahasiswa jangan Mau di tunggangi, oleh politik manapun yang menghancurkan kemanusian, yang merugikan rakyat, dan hanya sebuah kepentingan atau bargaining power, sehingga saat Mahasiswa menjadi OPOSISI permanent Mahasiswa tidak akan segan menentang siapapun. baik kawan, maupun satu perguruan kalau mereka dalam keadaan posisi salah, ya harus kita tentang. penulis Khawatir pada saat akan berlangsung PEMILU mendatang Mahasiswa di manfaatkan untuk sebuah kepentingan Politik semata. penulis juga berfikir kita masih memiliki hak pilih untuk kehidupan bernegara, tapi penulis berpesan jangan di tunggangi. (kayak bener)

Penengah antara masyarakat dan pemerintah, karena Mahasiswa berada didalam golongan pertengahan selain memiliki intelektualitas, juga mereka berpoisi sebagai lapisan masyarakat. sehingga hubungan antara masyarakat dan pemerintah bisa termediasi oleh Mahasiswa, namun akhir akhir ini kita pernah mendengar Mahasiswa adu jotos dengan Masyarakat, Mahasiswa hanya sebuah gaya baru untuk pamer style, pamer intelektual, pamer brand kampus terbaik atau mewah. ya kalau itu yang ingin dipakai sah sah saja, penulis juga punya keinginan seperti itu, sehinggap prioritas mahasiswa sekarang berfokus pada pekerjaan, atau hanya bersifat individualistis. namun aplikasi ke ilmuan hanya dan kemahasiswaan hanya tersimpan pribadi masing masing seorang mahasiswa, tidak dapat membantu sebuah maysarakat, kita liat saja di kampung kita masing masing, berapa banyak keilmuan mahasiswa yang berguna untuk masyarakat, sehingga KKN (kuliah kerja nyata) hanya sebuah formalitas saja untuk menggapai nilai, namun niatan untuk membantu masyarakt secara totalitas belum ada, mudah mudahan kedepannya ada, karena saya yakin pasti ada.

intelektual atau ilmuan, mahasiswa digolongkan menjadi strata 1, starata 2, strata 3. intelektualitas seorang Mahasiswa yang bergelar doktor sunggung mumpuni untuk membagung paradigma dan animo masyarakat cukup tinggi dan disegani, begitu juga terhadap pemerintahan, mereka bisa memberikan konsep konsep yang cukup paten untuk kemajuan sebuah bangsa. namun kembali sayangnya, minat pemerintah yang kurang terhadap konsep mereka diabaikan oleh sikap politik keuntungan, sehingga dibanding menggunakan konsep tersebut lebih baik konsep sederhana yang penting menguntungkan, contohnya saja pembuatan jalan atau perbaikan jalan, kalo secara kalkulasi manusia seharusnya 3 cm tingginya, atau aspalnya berapa banyak, namun kenyataan di lapangan banyak yang disunat, sehingga jalanan pun cepat rusak, di proyeksikan kembali dan akhirnya dana kembali, nah disinilah seharusnya harus memulai merombak pemerintahan dengan cara kita memasuki arena pemerintahan tersebut, jangan takut dengan systen yang rusak kalo kita memang memiliki prinsip yang jelas, jangan takut akhirnya kita disekat dalam karir, kalo kita memiliki idealisme yang sangat kuat, diindonesia kita memiliki PERS kalo memang system tidak berpihak namun konsep kita lebih bagus, obral aja di MEDIA pejabat mangkir juga kalang kabut. saya yakin. MEDIA juga harus bekerja sama, jangan ditutupi.

Mahasiswa juga jangan melawan norma norma yang baik, sehingga apapun yang dilakukan oleh mahasiswa untuk membela kesejahteraan rakyat, membantu perbaikan bangsa, saya yakin RAKYAT INDONESIA akan mendukung, itu ucapan yang saya dapat dari warga" asalkan niat betul tidak melanggar norma rakyat dukung" lihat saja REFORMASI 1988. dari aksi awal mahasiswa sampai rakyat ikut turun, kenapa sekarang juga tidak bisa?? pasti bisa kawan. norma sebuah kemasyarakatan sangat perlu diperhartikan oleh mahasiswa. inshaallah rakyat mendukung.

akhir akhir ini mahasiswa sering terlibat antar fakultas di karenanaka hal hal sepele, sehingga masyarakat dan media yang membesarkannya memandang miring mahasiswa, hanya karena tidak kebagian jatah OSPEK tawuran, apa tidak memalukan hal tesebut, kalo masyarakat miring apapun yang dilakukan mahasiswa jadi miring karena sudah labeling.

yok kita bangun CITRA MAHASISWA INDONESIA yang bermatabat, KUAT, dan MANFAAT untuk masyarakat.

Oleh – Oleh sumatera utara untuk KPK


Mengenang perjalanan saat menuju danau toba, didaerah sumatera utara. Didalam perjalanan beberapa penumpang ber pakian seragam pemerintahan menaiki mobil ¾ yang saya naiki. Kemudian akhirnya kami berkenalan satu sama lain. Kami berbincang ngalor kidul, mulai dari tanaman sawit sampai politik Indonesia saat topic kami menuju KPk ( Komisi Pemberantasan Korupsi ). Beliau menyebutkan philosophy Sumatera Utara.
“ kalo jadi kayu jangan terlalu lurus, sebab kalo lurus akan dijadikan pijakan untuk jembatan, begitu juga saat kita jadi kayu hutan, ketika lurus maka kayu tersebut akan jatuh dengan mudah, hanya kayu yang bengkok saja yang saling berkait dan menguatkan” . kata kata ini mengisyaratkan bahwa saat kita menjadi orang baik dan lurus dalam menjalani tugas, maka akan ada orang yang tidak suka dan akan mulai di kucilkan.
Begitu juga KPK saat kinerjanya begitu lurus, maka dia akan mulai disingkarkan dari perpolitikan. Kita dengar isu bahwa DPR akan membubarkan KPK, para koruptor mulai tidak suka, orang yang terlibat mulai dari penyelewangan mulai menjauhi bahkan memusuhinya apakah dengan kekerasan atau isu isu yang mengatakan bahwa KPK sudah tidak objektif lagi, karena KPK diisi oleh orang orang yang tidak berkompeten, sehingga kinerjanya hanya memihak kepada rekanannya saja.
Saya ibaratkan orang yang akan membubarkan KPK adalah kayu kayu bengkok, makanya satu sama lain saling menguatkan dan saling berkait berpegangan tangan, saat isu KPK akan di bubarkan maka ramai ramai orang yang tidak suka mengatakan setuju untuk mebubarkan KPK.
KPK sudah menyelamatkan 153 triliyun uang Negara yang selewengkan para keparat Negara, namun yang baru di sidangkan hanya 35 Triliyun saja. Masih Banyak lagi PR KPK yang harus dikerjakan. Kita tidak bisa bayangkan klo KPK tidak ada, berapa banyak uang yang akan hilang begitu saja dari kantong kantong kas pemerintahan. Memang kita juga menyadari bahwa dalam diri KPK masih banyak berlubang kiri kanan, dilihatnya saat kasus cicak dan buaya, saat pemimpin KPK bertemu dengan beberapa orang yang sudah dikantongi untuk menjadi tersangka. Kita juga masih bisa membenahi KPK dengan pemilihan ketua yang baru, disitu kita bisa berperan calon yang mana yang akan kita jadikan untuk menjadi ketau KPK yang sebenarnya, sehingga KPK kedepannya bisa lebih obejktiv dalam hal pemberantasan korupsi.
Beberapa hari lalu, di lawyers club dan radar sukabumi, ada beberapa tokoh yang sengaja mencalonkan diri, apakah yakin anda bisa membrantas korupsi? Apakah anda yakin bisa tidak ada deal deal politik sehingga menyatakan diri bahwa saya yakin bisa menjadi ketua KPK, bahkan ada yang mengatakan yakin saya yakin menjadi ketua KPK? Saya rakyat awam, merasa aneh dengan keyakinan pejabat apatah lagi yang di publikasikan ke media?...oleh karena itu, kepada rakyat Indonesia, bersabar dan agar tidak berhenti sikap kita dalam mengawasi kepemilihan ketua KPK periode berikutnya, kita tidak bisa fragmatis dan membiarkan semuanya begitu saja terjadi, karena dengan pembiaran dari rakyat Indonesia tersebut, akhirnya para politikus merasa berleluasa dalam menjalankan strategic mereka, JANGAN LUPA DI ERA DI DEMOKRASI INI RAKYAT YANG PUNYA KUASA, BUKA MEREKA.
Akhirnya, penulis mengajak rakyat Indonesia untuk mendukung KPK memeriksa sebuah intitiusi dengan tidak rasa takut, karena saya yakin rakyat Indonesia akan ada di belakang KPK. Pesan penulis periksa!!Banggar DPR RI, karena setelah KPK mulai menyelidik Banggar DPR, mulailah DPR mengutarakan untuk membubarkan KPK, nah kalo di Banggar DPR tidak ada apa – apa kenapa harus takut dengan KPK??.hehe (cumin request).
Selamat BERJUANG KPK, Mudah – Mudahan rakyat kecil Indonesia mengepalkan tangan dan mendukung demi perjuangan KPK.
“SALAM INDONESIA YANG PENUH HARAPAN), Fickrey tea.





Masih Memimpikan MAHASISWA..
Pertemuan saya di UGM pada saat acara ASEAN student organization network (ASONe) memberikan kesempatan kepada saya untuk bertemu dengan ketua BEM ( badan executive mahasiswa) UGM. Selalu dalam ucapan beliau yang keluar adalah, bagaimana mahasiswa? Apa yang bisa di berikan oleh mahasiswa? Bagaimana hiruk pikuk kehidupan Mahasiswa. tertegun dan merasa malu dalam hati saya, karena apa yang saya lakukan saat ini hanya untuk kepentingan sebuah organisasi, pribadi, dan Negara itu pun dalam skala yang sangat kecil.
Bagaimana bisa, saya juga seorang mahasiswa namun. Saya berfikir apa yang saya sudah lakukan untuk membangun mahasiswa, bagaimana menjadikan mahasiswa sebagai mediasi rakyat dan pemerintah. Ternyata mahasiswa diindonesia mampu menjadikan dirinya bagian yang sangat penting sehingga keberadaannya mampu menjadi momok yang menakutkan untuk pemerintahan, mampu menjadikan intelektual yang mampu berbagi waktu tenaga demi sebuah idealisme alas mahasiswa dan idealisme kehidupan berbangsa dan bernegara.
Oleh karena itu, akhir – akhir ini saya banyak menulis tentang kritik social yang berhubungan dengan negri Indonesia dan mengembalikan semangat untuk menjadikan Indonesia lebih baik kedepannya, program belajar saya akan habis dalam waktu semester mendatang, saya berfikir kalo saya belum bisa turun kejalan dan menyanyikan yel yel ala mahasiswa untuk meruntuhkan sesuatu, untuk kritik social dengan aksi nyata. Karena perbedaan cultural sebuah Negara yang bernama Indonesia membebaskan mahasiswanya untuk bedemokrasi secara aktif. Yang saya bisa lakukan adalah menulis dan melakukan kritik social dengan kata kata dan tulisan tangan saya. Mudah – mudahan tulisan ini memberikan kontribusi sedikit untuk sebuah idealisme ala mahasiswa. jadi saya masih bisa MEMIMPIKAN MAHASISWA di era kesenjaan.
Melihat sejarah kemahasiswaan Indonesia, mahasiswa di Era rezim soekarno atau di sebut tahun 60 an dan Era rezim Soeharto mahasiswa lebih aktif dalam melakukan protes dan berhasil melakukan proses social tersebut. Namun mahasiswa di era reformasi ini memang banyak melakukan protes social namun efektifitas dari aksi tersebut hanya di habiskan di tengah jalan, namun efek terhadap pejabat pejabat tidak begitu signifikan.
Saya acungkan jempol untuk Mahasiswa Indonesia,

October 23, 2011

idealis be oportunis

ditengah keramaian masih bendiri memegang microphone setengah ala mahasiswa, keringat bercucuran, suara serak sebab berteriak sepanjang hari, itu lah para pemimpin yang masih memimpikan idealisme untuk kebangkitan bumi pertiwi. kata katanya mampu menggegarkan hati yang takut akan sebuah rezim, kata katanya mampu meruntuhkan moral para penguasa, kata katanya mampu merubah penjahat jadi baik, hingga ia mamupu turun untuk sebuah kebaikan.

melihat pagar tinggi pemerintahan, melihat dusta para pemimpin, melihat para pejabat bengis ia langsung singsingkan tangan menentang bak punggawa perang.

tuhan pun berkata, "tidak ada seseorang yang mengaku beriman yang tidak di uji". diberikannya segenggam jabatan, namanya mencuat meroket di atas langit indonesia. pertemuan biasa penuh dengan birokrasi, jadwal mulai tertata rapi. penghasilan yang cukup tinggi, bahkan terbilang mewah. berbuih ia mengatakan janji ketika pemilihan, berantas korupsi, kolusi, nepotisme. jadi nyanyian indah yang ternyata berubah sumbang saat ia tumbang dengan loby loby para pengusaha.

mulai mengemis, meminta jatah sumabangan. merengek bahkan pukul memukul sebab tidak kebagian jatah, mulai terbang yang sebelumnya hanya menggunakan bis umum kemana mana, yang biasa tidur beralaskan karpet di era kemahasiswaan. kini beralaskan kasur raja yang penuh kenyamanan. jarak indonesia dan negara lain begitu, mumpung pakai uang negara katanya.

setiap akan berakhirnya jabatan , mulai sibuk sikut kiri sikut kanan demi jabatan di periode berikutnya, kembali memasang topeng berasaskan nasionalisme, agamis, bahkan penuh keberanian laksana tidak takut menghadapi penguasa.

tertawa di balik topeng berselimut warna warna partai, kata bang hari rusli, "dut badut badut jaman sekarang". di kabar kabar nasional dan lokal bak pemimpin yang penuh idealisme, di balik kantor kenyamanan ia jadi opportunis, pengemis kemewahan dan kegemerlapan.

kritik dan kata ingat, dianggap sebagai sebuah ketidak sukaan atau dengki, padahal kau sudah lupa diri. hey kawan, mana idealisme saat kau memakai seragam mahasiswa, hey kawan mana idealisme saat kau berubah menjadi seorang agamawan, hey kawan mana idealisme saat kau di hinggapi kegemerlapan.

HEY KAWAN MANA IDEALISME SAAT KAU MENJADI NEGARAWAN.

idelisme ku diambang senja, sampai ajal tiba.

October 22, 2011

APBD kota sukabumi defisit 22 miliyar tahun 2011

sebelum memulai tentang APBD, penulis mengingatkan kepada warga sukabumi untuk selalu memperhatikan dan mengawasi kinerja pemerintah kota sukabumi, baik tingkat birokrasi maupun tingkat dewan, sehingga sukabumi kedepannya lebih baik. juga sebagai tanggung jawab moral kita kepada tanah kelahiran. sebab penulis menanyakan kepada bebearapa orang di sukabumi, seberapa banyak APBD sukabumi, kebanyakan tidak tahu, akhirnya penulis searching searching di internet, alhamdulillah bisa mendapatkannya. bagaimana kita bisa mengontrol pemerintahan kita, jika kita tidak tahu tetek benget pemerintahan kita. yuk sama sama kita jadikan sukabumi sebagai kota yang nyaman untuk kita semua.

ini cuplikan dari majalah parahyanga koran:
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2011, ditetapkan sebesar Rp 597 miliar lebih.
Dengan demikian, APBD Kota Sukabumi TA 2011 mengalami defisit sebesar Rp 22 miliar. Untuk menutupi kekurangan, Pemerintah Kota Sukabumi mengambil dari silva tahun 2010.
Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Kota Sukabumi, Aep Saepur-ahman, S.E., usai memimpin Rapat Paripurna Penetapan Peraturan Daerah (Perda) tentang APBD Kota Sukabumi TA 2011, Kamis lalu.
Aep mengatakan, kendati meng-alami defisit, pihaknya menjamin tidak akan mengganggu kegiatan yang telah ditentukan, sebab dalam penetapan Perda tentang APBD TA 2011, telah melalui kajian yang men-dalam. Selain itu, masih ada dana yang be-lum terserap untuk menutupi defisit, serta adanya kelebihan dari lelang sejumlah pro-yek.
Dengan demikian, penetapan Perda ten-tang APBD Kota Sukabumi TA 2011 dapat dikatakan tidak ada masalah, karena seim-bang antara defisit dan silva.
Hasil rapat paripurna akan disampaikan ke tingkat Provinsi Jawa Barat melalui ekse-kutif untuk dilakukan pembahasan.
Dijelaskan dia, setelah dikaji Gubernur Jawa Barat, akan dibahas kembali oleh legis-latif Kota Sukabumi. Setelah sepakat, baru dilakukan penandatanganan MoU atau nota kesepakatan, serta dilakukan asistensi dan diter-bitkan Peraturan Walikota (Perwal).
Berdasarkan pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya, pembahasan APBD paling lama dua pekan sudah selesai dibahas di Provinsi Jawa Barat, sehingga pada bulan Januari 2011 sudah bisa dilaksanakan.
Sementara itu, Walikota Sukabumi H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. mengharapkan, Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Kota Sukabumi pada tahun 2011 bisa mencapai 6,21 persen.
Besaran tersebut, merupakan koreksi dari target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Da-erah (RPJMD), karena sebelumnya, LPE ditargetkan sebesar 6,90 persen. Ia berharap LPE Kota Sukabumi pada tahun 2011 semakin baik. Walikota berharap agar aspek kese-hatan masyarakat dapat meningkat, ditandai dengan Angka Harapan Hidup (AHH) bisa mencapai 73,27 tahun.
Demikian pula Angka Kematian Bayi (AKB) bisa menurun menjadi 28,43 per 1.000 kelahiran. APBD TA 2011 direncanakan sebesar Rp 561,7 miliar lebih. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp 69,3 miliar lebih, atau sebesar 14,08 persen dari tahun 2010, karena jumlah pendapatan pada tahun 2010 mencapai Rp 492,3 miliar lebih.

diatas merupakan angka angka yang disajikan, sungguh besar keuntungan kita di tahun 2010 namun kenapa masih defisit di tahun 2011, di sebutkan angka tidak terduga 1,5 miliyar, juga anggaran belanja tidak langsung mencapai 200 miliar, diatas di sebutkan bahwa APBD sukabumi defisit akan ditutupi oleh dana silpa, (atau sisa lebih penghitungan anggaran tahun sebelumnya) berjumlah 11,5 miliar bagaimana cara menutupi 22 miliar tesebut?aneh ya. bagi penulis yang kurang memiliki pengetahuan tersebut secara logika tidak masuk akal. mungkin kacamata pemerintahan beda lah, karena ada dana lelangan yang cukup besar, dan dana dana yang disebutkan diatas untuk mencukupinya. namun jika kita masukan konsep perdagangan maka kalo setiap tahun rugi maka kota sukabumi lambat laun akan bangkrut. betul tidak?..

diatas juga di sebutkan angka yang cukup mencengangkan, kita lihat kenyataan yang ada disukabumi, Terminal yang baru sekarang terbengkalai, jalan pasar ramayana kotor becek, bahkan terkesan geuleuh, penempatan pasar yang kurang strategis, terjadi keanehan betul tidak penyerapannya kesitu..tanda tanya besar?.

sekarang mulai berjejer mal mal besar di sukabumi, di kemanakan restribusinya? betulkah hanya 5,3 miliar saja. tidak masuk akal, kita logikan saja gini, setiap angkot yang masuk ke terminal ramayana memberi 1000 rupiah seharinya. berapa jumlah mobil yang ada disitu, baros, balandongan, lembursitu, cikundul, perum, berapa perharinya, di kemanakan restribusinya, belum termial degung. rasanya tidak sepadan dengan jumlah yang disebutkan. jalan jalan sukabumi yang baru untuk jalur cepat, kan pembiyaannya dari pemerintah jawa barat, dan tempat pariwisata yang lainnya.salabintana, cikundul, cigunung. APBD (2010).(http://www.sukabumikota.go.id/download/Ringkasan%20APBD%20TA%202010%20Publikasi.pdf). bisa dilihat disni.

jadi terkesan sukabumi tidak ada perkembangan yang cukup signifikan kedepannya. lihat saja dari struktur jalan dan lainnya, tidak ada yang banyak berubah. bagaimana mungkin?..

rasanya cukup untuk mensejahterakan masyarakat, namun kenapa kita masih disusahkan dengan hal hal kekurangan keuangan, sehingga pemandian air panas santar terbengkalai, cikundul tidak dipromosikan dengan baik. yuk sama sama kita peka terhadap hal ini, semoga kedepannya kita bisa memimpikan sukabumi jadi kota metropolitan yang indah.

best regard



kang fikri asli sukabumi.

nyawaku murah loh!!!

semenjak perpulangan ke indonesia, saat menonton televisi dan berita indonesia yang menjadi trend dan isu hangat saat ini salah satunya adalah, beberapa tenaga kerja yang diancam hukuman mati di negri dimana ia bekerja.

penulis sengaja menulis judul tersebut sebab memang dalam kenyataannya terkesan pemerintah tidak peka terhadapa isu tersebut. kalo memang peka seharusnya setelah kejadia ruyati tki yang ada di arab saudi tersebut tidak akan ada kejadian yang terbaru lagi.

kata kata ini yang menunjukan bahwa pemerintah kurang peka:
"Kami merasa kecewa, karena pemerintah tidak memberitahukan langsung akan dilaksanakannya hukuman pancung itu di Arab Saudi. Kami hanya mengetahui kalau bulan Juni 2011 ini, almarhum akan mengikuti sidang lanjutan kasus itu," sesal Evi (43), salah satu anak kandung almarhum"

Sementara itu, Deputi Bidang Perlindungan Hukum Badan Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Lisna Yoeliani Poeloengan mengatakan, keluarga TKW Ruyati yang dihukum pancung oleh Pemerintah Arab Saudi akan diberi santunan sekitar Rp 90 juta. Salah seorang keluarga juga akan diajak menjemput jenazah Ruyati ke Mekkah.

Lisna Yoeliani Poeloengan, mengatakan BNP2TKI telah memanggil konsorsium asuransi mitra dana sejahtera dan Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) Dasa Graha Utama.

"Dari hasilnya, untuk memenuhi hak almarhumah Ruyati diputuskan PPTKIS dan pemerintah akan menyampaikan uang secara langsung ke keluarga sebesar Rp 90.282.400," kata Lisna di kantornya, Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan, Senin (20/6/2011).

Uang itu terdiri dari santuan meninggal Rp 45 juta, 3 bulan gaji yang belum dibayar Rp 5.282.400, tambahan uang duka konsorsium asuransi Rp 20 juta, uang duka dari PPTKIS Rp 10 juta, uang dari Menakertrans Muhaimin Iskandar Rp 5 juta, dan BNP2TKI Rp 5 juta. (warta merdeka).

kasus ruyati, penulis mengatkan hargaku nywaku cuman 90 juta, miris, padahal sebuah nyawa lebih berharga dibandingkan uang 90 juta bapak bapak ibu, tidak sebanding dengan devisa negara yang dihasilkan oleh para pekerja.

dan ini kasus terbaru tentang tenaga kerja yang sedang menunggu hukuman mati:
Liputan6.com, Jakarta: Kementerian Luar Negeri RI mengklaim bahwa pemerintah Arab Saudi melalui Menteri Luar Negeri-nya menyatakan akan memberi perhatian dan berupaya memfasilitasi pemerintah RI untuk memperoleh pemaafan bagi tenaga kerja Indonesia (TKI) yang terancam hukuman mati, Tuti Tursilawati asal Majalengka, Jawa Barat.

Demikian disampaikan oleh Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa kepada wartawan di gedung DPR, Jakarta, Rabu (12/10). Marty mengatakan, sikap pihak keluarga korban di Arab Saudi sangat menetukan bagi nasib Tuti. jika pemerintah luar arab saudi sudah menfasilitasi terus apa yang dilakukan pemerintah kita??.

ini jawaban dari muhaimin iskandar, Entah apa yang ada dibenak Muhaimin Iskandar, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) yang menilai bahwa kasus Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Arab Saudi masih dianggap belum kritis.

Karena hal ini pula lah yang membuat pihaknya belum juga melakukan moratorium maupun menyegerakan memorandum of understanding (MoU) dengan Saudi.
“Moratorium hanya bisa dilakukan kalau kasus TKI sudah sampai pada titik yang tidak bisa ditoleransi,” jelas Muhaimin, Senin (22/11) kemarin.
Lantas, apakah kasus seperti Sumiati yang digunting bibirnya atau kasus Kikim Komalasari yang digorok sehingga meninggal dunia bisa ditoleransi? Dari pernyataan Muhaimin sendiri nampaknya kasus 2 TKI malang (belum termasuk kasus TKI sebelum-sebelumnya) tersebut masih bisa ditoleransi, toh saat ini pihaknya belum juga melakukan tindakan nyata atas kasus ini.
Muhaimin bersikukuh kasus kekerasan terhadap Sumiati dan kematian Kikim Komalasari hanyalah permasalahan minor.
Muhaimin juga berdalih, masih banyak TKI sukses yang bekerja di Arab Saudi. Memang benar, tapi dengan kejadian nyata penganiayaan TKI tersebut apakah pihak Muhaimin tak segera melakukan tindakan tegas? Pihaknya ternyata masih memikirkan untung dan rugi jika melaksanakan moratorium.
“Kami sedang melakukan pengkajian ulang secara intensif sehingga mengerti betul antara duduk soalnya. Hingga hari ini, kami masih hanya akan membatasi keberangkatan, termasuk pola rekrutmen, sehingga tidak merugikan sodara-sodara kita yang berhasil bekerja di sana,” ujar Muhaimin.(kampung tki.com)

dan undang undang yang akan direvisi baru akan dilaksanakan di 2011..ini dia buktinya
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar menargetkan revisi Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan akan dapat dimulai 2011.

"Saya enggak mau tergesa-gesa, karena itu saya serahkan kepada LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) untuk melakukan kajian mendalam. LIPI sebagai pengkaji utama dengan melibatkan serikat pekerja, pengusaha, dan akademisi," katanya di Surabaya, Jawa Timur, Ahad (10/10).

saya gak habis pikir, seperti kasus tenaga kerja tki asal dari majalengka kasusnya sudah di angkat tahun 2006, dan sekarang sudah menjadi vonis mati 2011 kemana jeda pemeerintahan tersebut??...ya jangan bilang atas nama rakyatlah, tahun depan yang mimpin jangan orang partai lah, biar ga ada petimbangan yang cukup panjang, biar nyawa rakyat indonesia bisa diselamatkan,

para TKI bukan barang jualan, atau sapi potong pakde mentri, kalau ada kasus kasus berikutnya pakde yok sama sama kita potong pakde menteri.

yok sama sama kita awasi pemerintahan kita, jangan biarkan ia kyak monyet liar yang melompat kesana kemari saat ada kasus. untuk PARA PAHLAWAN devisa kita.

dan untuk para keluarga, pesan penulis, saat ahli keluarga pergi bekerja di luar negri, yang dilakukan :

1. tulis nama PT yang memberangkatkan, supaya tidak terjadi penipuan dan kita bisa meminta pertanggung jawabannya kalo ahli sodara kita ternyata tidak bekerja bahkan paling miris jadi pekerja tunasusila.
2. di pesankan supaya sesampainya di tempat bekerja bisa menghubungi dan memberikan kontak nomber dan alamt di mana ia bekerja, sehingga kasus kasus tidak bisa pulangnya para tenaga kerja sebab di halangi majikan bisa diatasi.
3. dan mintalah lapor kepada kedutaan di mana ia bekerja, sehingga nama sodara kita sudah dicatatkan terdaftar, dan kalau ada apa apa terjadi para kedutaan bisa dengan mudah melacak dimana ia bekerja.

mudahan mudahan kasus diatas bisa menjadi pelajaran bagi keluarga supaya lebih intent ber interaksi dengan sanak sodara yang bekerja di luar negri, jangan sampai kejadian warga sukabumi yang didatangi jenazah ahli keluarga tanpa pemberitahuan tanpa mengetahui kehidupan para sanak sodara kita yanng bekerja di luar negri

begitu juga para pelajar yang menuntut pelajaran di luar negri, kita masih berkontribusi dengan memberikan pengetahuan kepada para tenaga kerja kita. kalo memang kita belum tahu berikan inisiatif kepada para tenaga kerja untuk datang ke kantor kedutaan. mudahan mudahan para tenaga kerja yang tidak bisa pulang bisa diberikan jalan untuk menuju tanah air tercinta.

do'a penulis untuk keselamtan para pahlawan devisa kita, kampung halaman menunggu kepulanganmu dengan selamat.

INDONESIA MASIH MEMUNGKINKAN??



Jika kita melihat berita – berita di Koran dan televisi, banyak orang yang melakukan perbuatan perbuatan yang cukup mengerikan. Misalnya, ada orang yang bunuh diri karena tidak lulus ujian sekolah, ada ibu yang membunuh anak – anaknya karena khawatir tidak mampu memberi makan anak anaknya, ada juga orang yang kebingungan menjaga harta yang sudah di kumpulkan bertahun tahun. Inilah fenomena yang saat ini terjadi.
Coba anda beli Koran, lalu baca judul judul berita yang ada disana pasti anda akan menemukan berita berita yang menyangkut masalah korupsi, pencurian, penjambretan, perampokan gaji guru dan lain lain . sebagaimana fenomena ini biasa terjadi? Apakh episode ini sudah menjadi tren?? Atau sedang menjadi tren?.
Sesungguhnya kehidupan kita tengah berada dalam kegelapan, dimana kegelapan itu menyelimuti seluruh sendi sendi kehidupan kita. Dari segi pemerintahan, disana banyak duduk tiran yang korup. Dari segi kehidupan social tengah terjadi kesenjangan hidup dan perilaku negative lainnya.
Pada akhirnya kita seperti dalam hutan sehingga harus senantiasa mewaspadai setiap langkah kita. Karena jika tidak, maka binatang buas akan menerkam dan memangsa kita, makan terjadi hokum rimba, siapa yang kuat dialah yang menang. Itulah sesungguhnya yang tejadi ditanah kita.
Ada apa ini? Apa sebenarnya permasalahan yang di hadapi oleh bangsa kita? Mengapa krisis yang sering di gembor gemborkan pemerintah tidak juga selesai? Mengapa krisis ekonomi tidak juga pulih sehingga menyebabkan Indonesia bagaikan hutan belantara?.
Keterpukan kita menganggapnya, namun kekhawatiran yang berlebihan itulah yang menyebabkan dan kata kata negative itu seakan menjadi perhiasan dan menjadikan senjata utama untuk kita selalu menyalahkan dan mengecam semua orang yang terlibat dalam menghancurkan dan membuat Indonesia dan kehidupan masyarakat terpuruk . “saya menyebutnya ranah pertiwi yang penuh caci”.Banyak motivator motivator dunia, tokoh dunia yang mampu menunjukan karakter untuk bangkit dari keterpurukan. Mengapa Indonesia tidak bias, mengingat kata kata adam Khoo. “ jika orang lain bias mendapat A, maka aku juga bisa, begitu juga Indonesia jika Negara lain bias bangkit mengapa Indonesia tidak. Mulai menanamkan kata semangat itu untuk kebangkita Indonesia.
Harapan itu masih ada kawan, saya yakin itu. Dan anda pun harus yakin kawan. Permasalahan demi permasalahan di negri kita seperti benang kusut, kita perlu menguraikannya dengan perlahan. Bias jadi dampaknya tidak akan kita rasakan pada kehidupan kita, mungkin dampak itu akan dirasakan oleh cucu kita,. Tidak masalah, bukankah lebih baik menjadi orang pertama dan penggerak dari pada hanya terus menerus mengutuk kegelapan yang ada dalam kehidupan kita saat ini.
Saya yakin anda pun merasa ngeri dengan situasi semacam ini. Bahkan hati anda pun merasa terpanggil untuk mencari solusi dalam menghadapi masalah yang sangat komplek ini. Namun, yang menjadi pertanyaan adalah bagiaman menyelesaikannya? Adakah cara untuk menarik dan menguraikan benang yang kusut ini?.
Tenang dan bersabarlah. Karena saya kita pasti akan menenmukan jalan yang benar. Kenapa? Karena sebuah Negara merupakan kumpulan dari setiap komunitas atas masyarakat. Masyarakat adalah kumpulan dari keluarga.sementara keluarga adalah kumpulan dari individu.
Maka mulailah dari individu dalam membangun karakter, benar apa yang diajarkan oleh ustadz kondang K.H Abdullah gymnastiar, bahwa kita harus membangun pribadi diri kita sendiri terlebih dahulu, kemudaian membangun keluarga kita, sehingga pada akhirnya akan terbentuk sebuah masyarakat yang memiliki karakter, yang nantinya akan membentuk sebuah Negara yang berkarakter.
Tak ada hal yang tak mungkin, bukankah dulu para pendahulu kita juga merasa tidak yakin bahwa sebuah Negara yang bernama Indonesia dapat menjadi sebuah Negara yang berdaulat dan merdeka? Yuk sama sama kita tanamkan kepada diri kita bahwa kita mempunya kekuatan untuk mengubah, minimal mengubah diri kita sendiri ke arah yang lebih baik. Tidak perlu melakukan hal yang besar dulu kita lakukan, atau cakupan yang sangat luas, mulai dari sesuai prosedur saat pembuatan identitas kita, KTP, SIM, dan lain lain.
Namun dalam hal ini penulis tidak bermaksud memnggurui atau tidak, diatas hanya menggambarkan bahwa Indonesia masih memiliki harapan yang sangat banyak untuk menjadi Negara adidaya seperti era era sebelumnya.
Penulis mulai menyoroti para warga Negara Indonesia yang sudah memiliki kemapanan tidak rela kembali dan membangun Indonesia, cukup beralasan memang, tidak dihargai, gajinya kecil, tidak bias berkembang. Itu selalu menjadi factor besar yang menghalangi para ilmuwan kita kembali ke Indonesia. Penulis mulai berfikir memang cukup realistis alas an tersebut karena kita pun memerlukan sarana penopang dan sarana kelengkapan untuk menunjuang kehidupan kita kedepannya.
Miris juga meilhatnya, orang pinter kita bekerja dan berusaha membantu kesejahteraan Negara lain, namun apa mau dikata sudah terjadi. Apa yang terjadi sudah kita bayangkan akhirnya para oportunis Negara Indonesia mulai berkeliaran di dalam bidang kepemrintahan, satu persatu sumber daya kita di grogoti. Perusahaan perusahaan kita di berikan kepada tenaga asing karena kita tidak bias mengelola, berapa banyak tunas bangsa yang bekerja di perusahaan asing dan menjadi para petinggi di perusahaan tersebut. Carut marut perpolitikan kita pun akhirnya di kuasai oleh para opportunis oportunis yang mengatas namakan rakyat.
Pengen ngajak, mahasiswa yang di luar negri yang sudah lulus lekas kembali ke Indonesia dan sama sama memakmurkan negri tercinta ini, berikan sedikit kemampuan kita kepada bangsa kita, mudahan kedepannya kita masih bias mengangkat dada atas nama Indonesia bukan tertunduk malu berbaju garuda.
Teringat pesan bapak mentri pendidikan prof, nuh. Beliau mengatakan “kalau bukan kita yang berharap Indonesia dan berusahan untuk Indonesia siapa lagi”.

October 02, 2011

system multi - partai perusak kinerja

merah kuning, hijau putih dan warna warna lainnya menghiasi dunia perpolitikan indonesia semenjak runtuh nya masa ORDE BARU dan munculnya era reformasi, demokrasi katanya" semua rakyat memiliki hak yang sama dan bebas menyampaikan suara di tatan reformasi 1998. Orde baru melaksanakn system multi partai terbatas (Golkar, PPP,PDI) atas dasar pengalaman era demokrasi parlementer (1955-1959) karena seringnya terjadi pergantian kabinet sehingga instabilitias di dalam kabinet menimbulkan peluang peluang perbaikan infstrastuktur diabaikan.

namun pada era reformasi yang bermula 1998 akhirnya membuka kembali corong pembentukan multi partai, sehingga partai partai baru mulai bermunculan dengan jumlah yang sangat tinggi quantitasnya pada saat itu. 24 partai bermain dalam pentas perpolitikan indonesia 2004. pertambahan partai politik yang cukup signifikan pada tahun 2009, 34 peserta pemilu dan beberapa lagi dari partai kedaerah yaitu dari Nangroe Aceh daarussalam.

rakyat indonesia berpesta demokrasi, bahkan mengalahkan bapak demokrasi itu sendiri yaitu amerika, pesta demokrasi yang sebetulnya hanya di nikmati segelintir orang saja. dimana sebagiannya mengalami suffering atau penderitaan di akibatkan para orator partai yang pandai bersilat lidah memutarkan animo masyarakat dan terjebak dengan pemilihan partai yang tidak sesuai. akhirnya kembali rakyat indonesia di korbankan. para pejabat atas nama partai pun berdiri menghiasi dinding dan media masa indonesia.

dan sudah seharusnya masyarakat mengerti tentang hal hal berbau politis seperti, pemanfaatan, pengguan dan akhirnya hanya menjadi pion pion para raja di arena percaturan politik indonesia. sang paman mengingatkan " semua orang harus faham tentang politik walaupun tidak terlibat dengan dunia perpolitikan, karena suatu saat seseorang akan datang dan bermain politik dengan kamu, ketika kamu tidak mengetahuinya maka orang itu akan mudah membodohi dan mempermainkan kita dengan sandiwara politiknya".

reformasi memiliki beberapa agenda sebagai berikut yang di sebutkan oleh bagir manan:
1.memulihkan, agar setiap orang dapat menggunakan secara wajar hak-hak demokratis, hak-hak yang terkandung dalam prinsip negara konstitusional dan negara berdasarkan atas hukum;
2. reformasi diarahkan pada usaha pemberdayaan suprastruktur dan infrastruktur politik agar benar-benar menjadi wahana perjuangan mewujudkan dan melaksanakan tatanan demokrasi (antara lain yang telah diselenggarakan adalah pemilihan umum yang bebas (1999) serta kebebasan mendirikan partai);
3. reformasi birokrasi atau administrasi negara (administrative reform), yaitu melepaskan birokrasi dari ikatan politik primordial dari kekuatan politik tertentu yang menimbulkan berbagai kecemburuan politik; dan
4. reformasi ekonomi, seperti peniadaan monopoli dan membangun sistem ekonomi kerakyatan.

namun kenyataannya reformasi tidak begitu banyak merubah system birokrasi indonesia, hanya ada dampak perebutan kekuasaan yang di lakukan oleh banyak partai. saling menjatuhakn, mengecam, bahkan adu jotos ala petinju yang almarhum presiden abdurrahman wahid sebagai taman kanak kanak yang pernah terjadi di dpr beberapa waktu lalu. korban berjatuhan di pemilu ambon, dan papua karena ketidak puasan calon yang kalah bertanding. masyarakat di jadikan tamene perang demi kekuasaan, mimpi buruk indonesia karena ketidak fahaman sebuah agenda politik yang merenggut banyak pihak yang tidak berdosa.

beberapa efek multi partai yang merusak kinerja kineja pembangunan nasional:

1. efisiensi pembahasan undang undang yang akhirnya menambah perpanjangan waktu dan ketidak sesuaian undang undang yang lama jadi termaginalkan. dan menurut data yang saya dapat dari website dpr.go.id hanya 20 undangn undang saja yang baru selesai disetujui dan 37 Ruu yang lainnya masih dalam pembahasan. belum lagi setiap komisi akan melakukan diskusi bahkan melalui fraksi terlebih dahulu. perlu berapa lama untuk menyelesaikan undang undang, akhirnya undangan undang penyesuaian pun semakin susah untuk disesuaikan karena perubahan demi perubahan terus terjadi, lantas bagaimana cara mengadili nya?

2. Di antara dampak sistem multipartai yang penting untuk dicatat adalah keharusan pembentukan pemerintahan koalisi (governing coalition), yang dalam praktik di masa lalu banyak menimbulkan kesulitan bagi pemerintah untuk menetapkan kebijakan stratejik karena mempertimbangkan banyak faktor. C. Cumming menulis: “The existence of several parties can make it more difficult to form a stable governing coalition than is the face in two-party sistems.” Selanjutnya, “… such coalition are often fragile. At one extreme, governments fall repeteadly, and a country with a multiparty system may have three, or four, or more governments in one year
3. Lebih jauh pandangan dan analisis ahli ilmu politik, mengingatkan pula bahwa sistem multipartai yang dipakai sebagai sarana memodernisasikan masyarakat di negara sedang berkembang, relatif menumbuhkan instabilitas dari pada di negara yang menganut sistem dua partai. Pada hakekatnya sistem multipartai itu tidak banyak berbeda dengan tiadanya partai dalam masyarakat. Penelitian seperti dkemukakan oleh Samuel P. Huntington yang dikutip Rusadi Kantaprawira, memberikan gambaran tentang instabilitas akibat sistem-sistem politik yang dianut.
4. Dampak dari sistim multipartai adalah kepentingan apa dan siapa yang diperjuangkan di parlemen dan pemerintahan? UU 2/2008 memasukkan kepentingan politik anggota, masyarakat, bangsa dan negara. Jelas yang pertama diperjuangkan adalah kepentingan politik anggota. Dari sosiologi politik hal itu berarti urusan masyarakat, bangsa dan negara nomor dua. Pertanyaan yang menggelitik, apakah yang berada di DPR/DPRD itu wakil partai politik atau wakil rakyat? Organ negara tersebut jelas bernama Dewan Perwakilan Rakyat/Daerah, bukan “dewan perwakilan partai”, yang berarti mereka seharusnya memperjuangkan kepentingan rakyat secara keseluruhan. MacIver, dengan mengutip pandangan Nicholas (penulis abad ke-15) mengatakan partai politik sebagai kendaraan politik paling utama dalam demokrasi moderen bermaksud untuk mengorganisasi pendapat masyarakat tentang negara dan memperjuangkannya melalui partai politik. Namun setelah mereka berada di parlemen, mereka sesungguhnya adalah wakil dari rakyat (in uno compendio repraesentivo).
Pengukuhan sistem ltipartai dengan UU 2/2008 yang diharapkan dapat mewujudkan kaidah demokrasi yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat, aspirasi, keterbukaan, keadilan, tanggung jawab dan perlakuan yang tidak diskriminatif seperti yang diharapkan oleh pembentuk undang-undang, tampaknya masih akan diuji, sejauhmana cita-cita yang demikian luhur itu terwujud? Nada pesimis tentang keampuhan regulasi politik mengatur kehidupan politik dalam tatananan budaya hukum, pernah diungkapkan oleh Daniel S. Lev, pengamat senior politik hukum Indonesia yang menyatakan bahwa politik tidak berjalan sesuai dengan aturan, tetapi berlangsung sesuai dengan aturan pengaruh, uang, keluarga, status sosial, dan kekuasaan militer.(dephunkam),

lantas apa yang seharusnya yang harus dilakukan untuk memperbaiki ranah perpolitikan kita. sedangkan kerja sama kolektif antara para petinggi partai mulai kentara, sogok, korupsi dan lain sebagainya. masyarakat juga harusnya mulai menyadari politik uang mereka akan membawa kita ke jalan di mana akan di hancurkan oleh mereka di kala mereka tidak perlu akan kehadiran kita kembali, demi sebuah kaos berwarna, demi uang jumlahnya hany 25000 ribuah, namun kita akan rugi berjuta berjuta juta rupiah, disebabkan kenaikan minyak, kenaikan harga bahan pangan, dan kenaikan harga pendidikan.sudah saatnya kita nyatakan bahwa masyarkat sudah pintar. membodohi masyarkat sama dengan membodohi singa yang mulai lapar.suatu saat akan diterkam dengan buasnya.

masyarakat lah yang akan menjadi kunci system ini kembali normal, jika ada partai yang tidak betul betul kita ketahui, maka pendirian tersebut akan berkurang karena persyratan Di departemen hukum dan Ham memerlukan tenaga kita, ayoh kita rebut kembali demokrasi ketangan rakyat jangan kepada penyanyi musiman, yang hanya berkicau di saat musim panen tiba, namun saat musim paceklik mereka bersembunyi di balik mobil mewah mereka, bersembunyai di balik luasnya rumah mereka, dan kita mati kedinginan demi mengais sisa makanan di kala musim sudah tidak berpihak.

ayo kita buktikan bahwa indonesia masih punya harapan untuk bangkit,, demi Kejayaan Indonesia, sama sama kita bekerja. Semoga Allah meridhoi perjuangan kita.

September 29, 2011

pelajar indonesia di luar negri pun bisa berperan


DPR selalu menjadi bahan perbincangan hangat akhir akhir ini. apalagi terkait kunjungan kunjungan keluar negrian yang membuat dilema di tengah masyarkat kita, karena begitu banyak menggunakan keuangan negara untuk menuntaskan misi " study banding" yang hasilnya tidak pernah kita lihat mampu merubah perekonomian, system perundangan, ketatanegaraan, bahkan kehidupan rakyat indonesia.
salahkah study banding? salah kah mengambil pelajaran dari negara lain bagaimana merancang dan memakmurkan sesebuah negara?. juga tidak kita lupakan salahkah masyarakat untuk menggugat?. pertanyaan ini yang selalu di gulirkan tentang kesalahan kunjungan, kesalahan menggunakan uang devisa negara yang diperas dari keringan rakyat seluruh indonesia.

isu terbaru kunjungan ketatanegaraan ke yunani, yang dianggap melecehkan martabat bangsa indonesia karena belajar etika dan tatakerama dari negara lain.apakah tidak cukup dengan keramahan indonesia? apakah tidak cukup dengan keluruhan budi rakyat indonesia? apakah tidak cukup pancasila melambangkan etika yang ditanamkan oleh para pendahulu kita, dalam sila "kemanusian yang adil dan beradab" senantiasa dipertanyakan. dibawah ini menunjukan beberapa data kunjungan para menak indonesia :

1. Kunjungan Komisi I DPR ke Amerika Serikat 1-7 Mei 2011 menghabiskan anggaran Rp 1.405.548.500
2. Kunjungan Komisi I DPR ke Turki 16 –22 April 2011 menghabiskan anggaran Rp 879.908.000
3. Kunjungan Komisi I DPR ke Rusia menghabiskan anggaran Rp 1.286.713.750
4. Kunjungan Komisi I DPR ke Prancis menghabiskan anggaran Rp 944.593.250
5. Kunjungan Komisi I DPR ke Spanyol menghabiskan anggaran Rp 1.201.826.500
6. Kunjungan Komisi X DPR ke Spanyol 24 – 30 April 2011 menghabiskan anggaran Rp 1.320.374.500
7. Kunjungan Komisi X DPR ke China menghabiskan anggaran Rp 668.730.500
8. Kunjungan Komisi VIII DPR ke China 17-24 April 2011 menghabiskan anggaran Rp 668.730.500
9. Kunjungan Komisi VIII DPR ke Australia menghabiskan aggaran Rp 811.800.250
10. Kunjungan BURT DPR ke Inggris 1-7 Mei 2011 menghabiskan anggaran Rp 1.574.638.500
11. Kunjungan BURT DPR ke Amerika Serikat menghabiskan aggaran Rp 1.966.986.500

Total anggaran yang digunakan kunjungan kerja DPR selama masa reses (8 April-8 Mei 2011) adalah Rp 12.730.087.250. detiknews.

sungguh angka yang mencengangkan, namun dengan hasil yang kurang maksimal. penulis tidak bisa menkritik lebih jauh apakah itu benar atau salah, namun solusi yang ditawarkan penulis beberapa berikut. pelajar indonesia yang berada di luar negri sungguh banyak jumlah bahkan memiliki cabang negara yang cukup luar, dikatakan seantero dunia indonesia memiliki pelajar.

berbekal pengalaman mahasiswa indonesia di asutralia bagaimana mereka menyambut kedatang dpr, pastinya bukan tujuan untuk memperkecilkan atau tidak menghormati para anggota, penulis berfikir itu adalah beban moral yang sudah diamanhkan kepada pelajar indonesia diluar demi menyumbangkan sebuah usaha demi Indonesia. saya ucapkan salut kepada mahasiswa indonesia di australia.

bahkan pelajar indonesia sudah memiliki wadah yang baik untuk selalu berkejasama dan bergabung bersama pelajar pelajr indonesia lain dengan nama PPI (persatuan pelajar Indonesia) ada australia, malaysia, singapore, thailand, taiwan, china, jepang, america, london, jerman, maroko, tunisia, dan banyak lainnya lagi. sebgai jembatan atas nama rakyat indoneisa untuk menyampaikan dan mengawasi setiap kunjungan para perwakilan indonesia dengan bekerja sama dengan kedutaan besar dimana pelajar berada. tentunya juga para kedutaan harus selalu siap membantu dan mendukung penuh partisiasi mahasiswa dalam rangka memberantas kunjungan keluar negri yang tidak bermanfaat, dan pastinya setiap kunjungan resmi dpr akan tertulis di kedutaan negara mana yang di kunjungi, kecuali kunjungan 50:50.

saran saran untuk anggota dpr yang berkunjung :
1. setiap kunjungan dpr, seharusnya pelajar bisa bertemu dan bisa menanyakan hal tersebut kepada para anggota, apa yang mereka dapat dari kunjungan tersebut, sehingga kita bisa mengetahui sejauh mana manfaat kunjungan tersebut dan hasil kunjungan.
2. menanyakan kepada kedutaan terkait untuk informasi apakah memang disana menjadikan tempat kunjungan kerja yang bisa dijadikan pelajaran bagi indonesia. atau jika tidak bisa berkonsultasi dengan pelajar yang berada di negara tersebut, sehingga kunjungan memang efisiens dalam urusan waktu dan sebagainya. minimal bugdet bisa dikurangkan
3. pelajar merekomendasikan tempat terkait kunjungan kerja
4. dan meminta kepada para anggota dpr tersebut menyampaikannya kepada publik apa yang mereka dapat setibanya para anggota dpr di indonesia.
5. dan langkah terakhir kita jika kunjungan tersebut hanya berupa kunjungan wisata mengatasnamakan kunjungan kerja, media eletronik, jejaring social bisa melaporkan kepada masyarakat bahwa para anggoa tersebut jauh melewati batas kunjungan.

mudahan dengan peran tesebut, akan mengurangi dampak kunjungan yang kurang bermanfaat dari para anggota drp.

saatnya berbakti untuk negri..

proof World is not democration

A veto, Latin for "I forbid", is the power of an officer of the state to unilaterally stop an official action, especially enactment of a piece of legislation.
In practice, the veto can be absolute, as for instance in the United Nations Security Council, whose permanent members China, the United Kingdom, France, Russia, and the United States of America) can block any resolution. Or, it can be limited, as in the legislative process of the United States, where a two-thirds vote in both the House and Senate may override a Presidential veto of legislation. A veto only gives power to stop changes, not to adopt them. The veto therefore conveys to its holder an ability to protect the status quo.

in 1960 former president of Indonesia Soekarno to reform united nation system, he said "its time to Indonesia and all of nations in the world who love peace and sense of humanity to sue system of united nation about veto it will be and obstacle to pledge justice and world peace.

its time to leader all over the world was sounded by Soekarno and Mahatir Muhammad to revolution united nation, to many un justice and discrimination to the society, especially to the country who not loyal to america, it will be curse to that country some time it will be a disaster and make many people die without guilty.

current situation was occur in the united nation, small country who was not recognize by america and Europe country still under colonialism of Israel, they apply to be one full nation to be one society who can free doing everything without have any burdens without any force to do something what they want.

america was the vocal to promote about democration, but whats wrong with american democration? also from the united nation system that show that all over the world is not democration. it show every country has and ego to find the best shot for their country it self. if we Indonesian Society we have to show that soekarnoism still live to change the world.

we have to sound to the world. to the leader of the world to remove veto from system of united nation.

September 19, 2011

kaki dan tangan dalam system hukum

sungguh menarik untuk membandingkan indonesia dan negara - negara dunia lainnya sambil berbekal pengalaman penulis mengunjungi negara lain.gambaran tentang negara lain begitu nyata. kembali perbicangan yang di awali dengan kemajuan teknologi negara lain, rapih tertib, bahkan agak jauh dari kesan penyimpangan hukum. garis besar pertanyaannya apa sebenarnya yang membuat indonesia terpuruk mengenai system?.

pengibaratan sebuah pelaku hukum adalah tangan dan kaki, sifat tangan itu mudah di ulurkan atau di pendekkan, juga dengan mudah untuk di bulak - bulak begitu juga perumpamaan hukum diindonesia . orang yang terlibat dengan hukum dengan mudahnya mereka memegang peranan hukum, semua pasal pasal mereka pegang,sehingga dengan mudah hukum diindonesia juga di bulak balikkan, seorang anak jendral jarang kita dengar mereka masuk penjara, seorang pelaku koruptor tidak ada yang sampai di hukum mati seperti di negara china, jepang. lantas sampai kapanpun jika hukum diindonesia masih di pegang oleh tangan tangan yang tidak seharusnya memegang hukum maka indonesia akan mengalami keterpurukan dalam menegakkan supremasi hukum.

budaya kekeluargaan indonesia yang begitu kuat juga akan menyebabkan lenturnya penegakan hukum, sehingga hukuman akan diringankan kepada si terdakwa. kita juga sering menyalahkan bahwa hukum indonesia berasal dari hukum belanda tidak sama dengan negara lain. mari kita lihat hukum hukum di negara lain:

1.Sistem hukum Eropa Kontinental
Sistem hukum Eropa Kontinental adalah suatu sistem hukum dengan ciri-ciri adanya berbagai ketentuan-ketentuan hukum dikodifikasi (dihimpun) secara sistematis yang akan ditafsirkan lebih lanjut oleh hakim dalam penerapannya. Hampir 60% dari populasi dunia tinggal di negara yang menganut sistem hukum ini.
Common law system adalah SUATU sistem hukum yang di gunakan di Inggris yang mana di dalamnya menganut aliran frele recht lehre yaitu dimana hukum tidak dibatasi oleh undang-undang tetapi hakim diberikan kebebasan untuk melaksanakan undang-undang atau mengabaikannya.

2.Sistem hukum Anglo-Saxon
Sistem Anglo-Saxon adalah suatu sistem hukum yang didasarkan pada yurisprudensi, yaitu keputusan-keputusan hakim terdahulu yang kemudian menjadi dasar putusan hakim-hakim selanjutnya. Sistem hukum ini diterapkan di Irlandia, Inggris, Australia, Selandia Baru, Afrika Selatan, Kanada (kecuali Provinsi Quebec) dan Amerika Serikat (walaupun negara bagian Louisiana mempergunakan sistem hukum ini bersamaan dengan sistim hukum Eropa Kontinental Napoleon). Selain negara-negara tersebut, beberapa negara lain juga menerapkan sistem hukum Anglo-Saxon campuran, misalnya Pakistan, India dan Nigeria yang menerapkan sebagian besar sistem hukum Anglo-Saxon, namun juga memberlakukan hukum adat dan hukum agama.
Sistem hukum anglo saxon, sebenarnya penerapannya lebih mudah terutama pada masyarakat pada negara-negara berkembang karena sesuai dengan perkembangan zaman.Pendapat para ahli dan prakitisi hukum lebih menonjol digunakan oleh hakim, dalam memutus perkara

Hukum di Indonesia merupakan campuran dari sistem hukum hukum Eropa, hukum Agama dan hukum Adat. Sebagian besar sistem yang dianut, baik perdata maupun pidana, berbasis pada hukum Eropa kontinental, khususnya dari Belanda karena aspek sejarah masa lalu Indonesia yang merupakan wilayah jajahan dengan sebutan Hindia Belanda (Nederlandsch-Indie). Hukum Agama, karena sebagian besar masyarakat Indonesia menganut Islam, maka dominasi hukum atau Syari'at Islam lebih banyak terutama di bidang perkawinan, kekeluargaan dan warisan. Selain itu, di Indonesia juga berlaku sistem hukum Adat yang diserap dalam perundang-undangan atau yurisprudensi,[1] yang merupakan penerusan dari aturan-aturan setempat dari masyarakat dan budaya-budaya yang ada di wilayah Nusantara.

sering kita bandingkan bahwa hukum inggris lebih bagus dibandingkan hukum belanda namun dalam pendapat diatas bahwa sekitar 60% negara didunia menganut hukum yang sama dengan indonesia.lantas faktor apa yang menyebabkan lemahnya penegakan supremasi hukum di bumi indonesia?.

kita juga tidak bisa menyalahkan penegak, karena dua duanya menikmati kebobrokan dalam menegakan hukum, sang penegak hukum mudah di sogok oleh penjahat, sang penjahat pun mau membayar demi membebaskan dirinya dari jeratan hukum.

di negara seperti singapore, malaysia, brunei yang bertetanggan dengan kita. penegakkan hukum dan ketaaatan hukum cukup baik. dan inilah pengibaratan hukum mereka dengan kaki, sebab kaki tidak mudah di bulak balik. kaki berjalan mengikuti arah badan kita. saat kaki diangkatkan satu dalam keadaan lama makan keseimbangan badan kita akan jatuh, begitu juga jika kita mengangkatkan keduanya maka badan kita akan begitu mudah terjatuh.penegakan hukum dilakukan tanpa pandang bulu. siapapun itu jika ia bersalah makan ia akan dijatuhi hukuman. juga pembudaayaan ketaatan hukum yang sangat kuat dari penduduknya, sehingga hukum berjalan sesuai dengan jalan. tidak kita napikan juga ada penyelewangan di sana sini. namun tidak begitu signifikan dalam penyelewengan hingga merusakan tatanan hukum nasional dalam pandangan masyarakat. kesadaran penduduk begitu kuat akibat takut akan penegakan hukuman ke atas mereka.

untuk mengakhiri tulisan ini, kita dapat menyimpulkan bahwa system hukum hampir sama dilaksankan oleh negara negara di dunia. namun yang paling penting adalah kesadaran pelaku hukum untuk selalu melaksankan dan taat kepada hukum yang akan merubah tatanan hukum nasional indonesia. kiat selalu menyalahkan system hukum dinegri kita tercinta indonesia, namun kita juga yang menikmati kebobrokan system tersebut. hentikan kebobrokan para perilaku penegak hukum dengan. dengan hal terkecil yang kita bisa lakukan, tidak menyogok saat pembuatan sim. tidak menyogok untuk pembuatan sesuatu, biarkan proses hukum berjalan sesuai waktunya. jika setiap anggota keluarga kita sudah memperbaiki hal hal kecil tersebut. maka dalam kuantitas yang cukup besar perlahan system tersebut akan perlahan membaik. dari hal kecil tersebut mudah - mudahan akan memperbaiki system yang besar di kemudian hari.

Kalo bukan kita sudah tidak memiliki harapan, maka siapa lagi yang akan berharapa untuk indonesia kedepannya (prof muh. nuh). berilah sesuatu untuk indonesia. MAKA INDOESIA AKAN JAYA.

September 13, 2011

Pungli!! menyekat penghasilan supir sukabumi


slogan slogan besar terpampang begitu jelas di jalan sukabumi bogor " hapuskan Pungli, jika ada laporkan " hanya kata himbauan saja, namun kenyataan di lapangan masih marak para preman melakukan pungli terhadap para angkutan dan kendaraan yang berlalu lalang di jalan raya sukabumi - bogor.

sempat saya menanyakan kepada supir angkutan umum sukabumi bogor " satu hari 40 ribu untuk elf bogor sukabumi sedangkan angkutan umum kota 5 ribu satu hari" jika kita kalkulasikan satu angkutan bogor saja satu bulan bisa mengeluarkan satu juta dua ribu dalam angka. jumlah angkutan bogoran bisa kita hitung sekitar 200 armada maka total pendapatan dari pungli tersebut ( dua ratus empat puluh juta )/ bulan. angka yang mencengangkan. lain halnya lagi angkutan umum perkotaan misalnya no 03 jurusan ramayan - terminal lembur situ jumlahnya sekitar 500 armada setiap harinya dipungut 5000 rupiah maka total dana yang di pungut sekitar (tujuh puluh lima juta)/ bulannya. TRAYEK,KIR, untuk angkutan umum pun dinakian dari 100 ribu menjadi 300 ribu. belum lagi surat jalan jika ada yang mennyewanya ke luar kota terkadang polisi kota lain menyekatnya dengan alasan bukan trayeknya " lantai sang supir mengatakan jadi "BUAT APA SURAT JALAN DARI POLRES MASING MASING DI BUAT".

terkadang supir angkutan pun harus mengeluarkannya lagi ketika mereka mendapatkan penumpang kepada calo yang menemukan penumpang tersebut. setiap penumpang di hargai satu ribu rupiah. berapa banyak uang yang harus di keluarkan supir setiap harinya? jika benar slogan slogan yang bertempelkan logo polda tersebut memang berniat menghapuskan pungli, namun kenapa terkadang dihadapan polisi mereka masih berleluasa melakukan tersebut. bahkan sempat terdengar sang calo bogor sukabumi " tenang saja sudah bayar dengan polisinya". sungguh naif di tengah usaha para supir untuk membiayai hidup keluarganya harus di potong dengan semena - mena dengan jumlah yang cukup besar untuk para kehidupan sang supir. keluar dari subuh mengejar penumpang yang bekerja di konfeksi konfeksi dan pabrik di daerah cicurug.

bahkan saking mengejar setorannya para sopir selalu beradu cepat dengan mobil angkutan lain demi mengejar penumpang. terkenal angkutan bogor sukabumi dengan istilah " mobil setannya" karena kelajuan dan kemahiran dalam mengemudi sang supir jarak bogor bisa di tempuh dalam waktu satu jam, jika dalam keadaan macet maka pembatas jalan atau pun ruang kosong di sebelah jalan menjadi laluan yang bisa ditempuh. resiko kehilangan nyawa mereka tempuh. hanya mengejar 2 rit ( putaran) supaya sang supir bisa dapat jatah di kantong dan juga menyetorkannya kepada sang majikan.

usaha tersebut seakan terbuang dengan potongan dari sang calo dan sang pemungut lainnya. belum lagi mail untuk para bis angkutan umum. belum pasti jumlah yang di setorkan di terminal kepada para petugas berpakaian DISHUB. tidak bisa kita bayangkan berapa banyak pendapatan perhari dari angkutan umum tersebut. pertanyaan kembali menyusul, kepada siapa uang tersebut di setorkan?. dan siapa yang mem - back up para calo tersebut, sehingga dengan leluasa berkeliaran di hadapan para aparat?.

untuk para pembaca yang punya kemampuan, kemauan mari sama sama bagaimana mengatasi pungli tersebut. R/F

August 09, 2011

Demokrasi yang berganti kepemilikan..

by Fickrey Muhammad Tea on Thursday, September 30, 2010 at 8:38pm

Sepuluh tahun telah kita Merdeka, tetapi masih ada saja orang-orang
yang dihinggapi minderwaardigheids complexen terhadap orang asing,
masih ada saja orang-orang yang lebih mengetahui dan mencintai
kultur Eropa dari pada kultur Beograd. Sehatkanlah kehidupan polltik
kita dengan jalan Pemilihan Umum itu. Engkau bisa, hei Rakyat, sebab
engkaulah yang menjadi hakim-bukan aku, bukan Bung Hatta, bukan
Angkatan Perang, bukan Kabinet.
17 AGUTUS 1955]soekarno
Demokrasi, slogan atau jargon yang akhir akhir ini sering kita dengar sehingga sudah membudaya dan mendarah daging terhadap rakyat Indonesia. Demokarsi Indonesia mulai terbuka pada saat lengsernya president kedua Indonesia yaitu soeharto pada tahun 1998. Pada zaman soeharto segala sesuatu mengenai kebebasan berbicara atau kebebasan menyampaikan pendapat sangat terbatas. Karena sifat otoriter pemerintahan pada saat itu.

Era reformasi pun bergulir, segala sesuatu pun mulai berubah. Orang bebas menyampaikan pendapat dengan terbuka tanpa harus takut apapun. Kata Demokrasi adalah bentuk politik sebuah pemerintahan yang mana kekuatan pemerintah berasal dari orang (people).kata demokrasi berasal dari bahasa yunani demokratia yang artinya " peran masyarakat" diambi dari demos yang artinya orang dan kratos yang artinya power. Kalo menurut pengertian dari asal katanya masyarakat atau orang yang berkuasa dan memberi kekuatan kepada pemerintah. Namun, pada kenyataannya yang terjadi diindonesia pemerintah yang berkuasa dan mengatur masyarakat. Sehingga segala sesuatu keputusan yang berkaitan dengan masyarakat adalah pemerintah, masyarakat hanya menjadi penonton dan penikmat semua keputusan yang dibuat pemerintah.

Demokrasi pun berganti kepemilikan, pemerintah dengan semena mena menaikan harga barangan pokok. Tanpa memikirkan rakyat yang ada dibawah yang selalu terjepit dengan himpitan ekonomi yang semakin hari semakin gila memakan rakyat miskin. Padahal mereka (pemerintah) diangkat oleh rakyat. Namun keputusan keputusan mereka tidak pro rakyat. Misalnya mencabut minyak bersubsidi, sungguh aneh Negara Indonesia adalah Negara yang sangat kaya minyak pun tinggal nyedot tanpa harus bayar kepada orang lain. Namun hasilnya selalu lesap tanpa kita tahu kemana larinya, di akhir laporan selalu rugi. Menurut logika manusia wajar, kok bias ya???. Minyak milik sendiri, yang ngolah orang sendiri tapi rugi, berarti ada indikasi korupsi didalam tubuh pengolah minyak.selidiki donk!!! Jangan menikmati hasilnya secara berjama’ah

Akhir akhir ini akan dipertimbangkan naiknya harga setrum oleh mentri mentri terkait, anda enak Negara membayar setrum anda sendangkan orang miskin harus menambah berapa jam lembur untuk membayar atau harus mencari kemana lagi uang penambahan. rekening setrum perbulannya. Rumah dinas anda pun disubsidi oleh pemerintah meggunakan uang rakyat, jadi untuk pembayaran tidak ada masalah. Ibaratya seorang pembantu yang lupa akan majikan. Pajak masyarakat lah yang membiayai mereka mulai dari pajak bumi dan bangunan, pajak penghasilan. Dan pajak pajak lain yang sumbernya dari rakyat Indonesia. Dari uang itulah pemerintah membayar para pegawai mulai dari gaji president sampai bawahanya.

Kebebasan mana yang rakyat nikmati.Rakyat tidak bebas untuk melanjutkan pendidikan mereka,karena pembiyaan universitas – universitas negri yang mahal. Rakyat tidak bebas menikmati layanan kesehatan karena kesehatan pun mahal untuk dinikmati jikalau mereka sudah merasakan sakit. media pun tidak bebas untuk mendapatkan informasi informasi Karena dihalangi oleh aturan hokum dengan dalih masih dalam penyelidikan. Kita lihat kasus yang terjadi disulawesi selatan akhir akhir ini. Mahasiswa berdemontrasi menuntun bupati yang terkait dengan tindak korupsi untuk diseldiki malah dibubarkan oleh aparat jaksa Sulawesi selatan.

Masyarakat sendiri pun harus sadar, saat ini kita yang memegang kendali terhadap pemerintah, mereka dipilih dengan dukungan kita. Jika mereka menyimpang atau keputusannya malah menyusahkan rakyat. Kita punya kewenangan untuk mencabut mereka dari jabatanyya. Masyarakat memiliki full power untuk mengganti mereka. Akan tetapi jangan memanfaatkan keuntungan untuk golongan sendiri. Biarkat kita menikmati kebahagian bersama dan merasakan nyamannya tinggal di bumi Indonesia tercinta.

orde baru dan trend baru

Pada saat ini, baik di media cetak atau media elektroik yang lain tidak bosan – bosannya issue tentang terrorist dibahas, mulai dari jaringan, pelaku, sampai dengan target yang mereka akan capai menjadi bahan perbincangan. Mereka mengundang tokoh tokoh yang mumpuni dalam bidang perterorisan. Namun di sebalik itu, ada hal – hal yang telihat ganjil dalam kacamata awam.

Satuan kepolisian anti terror pun dibentuk, misalnya densus 88. Dilatih untuk menangkap dan mengejar para terrorist. Mengawali karir mereka dengan memburu dokter azhari dan nurdin M top yang akhirnya mereka berhasil menangkap diteruskan dengan membunuh mereka di tempat. Dari data data yang mereka tinggalkan akhirnya terbogkar jaringan jaringan yang telah direkrut oleh gembong istilah para kepolisian.



Pemburuan demi pemburuan mereka lakukan, DPO pun mulai dipampangkan. Satu persatu mereka tangkap. Yang sangat disesalkan mereka yang menjadi tersangka menurut pandangan para polisi adalah para alim ulama, ada juga yang menandakan ciri – ciri orang islam, misalnya berjenggot, lulusan pesantren. Atau mereka yang telah membantu perjuangan di afganistan atau dikaitkan dengan al qaeda pimpinan usama bin laden. saya menegaskan kembali islam is not terorist . sebutkan saja nama golongan mereka, karena ajaran islam tidak mengajarkan untuk membunuh orang atau menghancurkan tempat lain.

kita lihat fakta sejarah, rasulullah memerintahkan untuk tidak membunuh orang yang sudah menyerah atau tidak melakukan perlawanan,wanita dan anak kecli dan tidak menghancurkan tempat ibadah.



Pada periode awal densus 88 khusunya. Mereka hanya menembak DPO yang sudah mereka incar sejak awal pencarian. Namun belakangan ini hukumnya telah berubah, jika melakukan perlawanan tembak di tempat. Bisa jadi mereka tidak bersalah,dalam tanda kutip tidak melakukan aksi perterorisan atau masuk dalam jaringan. Tapi korban penembakan pun tidak bias diinterogasi. Betulkah ia terlibat?? Betulkan ia masuk dalam jaringan?? Sehingga kasus menjadi buram. Karena tidak tahu kepastian apa yang mereka peroleh dari kesaksian jasad yang sudah membujur. Masyarakat pun menjadi pencuriga setiap ada orang yang tidak dikenal tinggal dikawasan mereka. Setiap ada perkumpulan mereka laporkan kepada pihak yang berwajib. Orang yang dituduh terrorist pun bias ditembak atau ditangkap.



Jadi, apa bedanya dengan era president soeharto di zaman orde baru. Setiap orang yang berkumpul dicurigai. Setiap yang dicurigai melawan pemerintah mereka tangkap namun konteknya berubah menjadi terrorist bukan lagi melawan pemerintah. Bias jadi mereka tidak terlibat, kitapun tidak tahu apa yang terjadi dalam interogasi yang mereka lakukan. Bias jadi hanya synopsis atau penyimpulan yang salah dalam menentukan DPO.buktinya tejadi salah penangkpan!!!!!. Bias jadi itu hanya akal akalan orang atas atau ada pendomplengan poltik dan intrik yang bermain dibelakang mereka yang sengaja menyudutkan golongan lain. Perampokan yang tejadi akhir akhir ini pun tidak luput dikaitkan dengan perterorisan karena diakhiri dengan pembunuhan beberapa anggota kepolisian, padahal bias jadi gerakan mereka murni untuk merampok tidak ada tujuan lain. Nama abu tholut pun mencuat bak artis yang sedang naik daun. Setiap hari jadi perbincangan, jumlah yang mereka rampok hanya beberapa ratus juta, pihak yang berwenang pun mengeluarkan kekuatan penuh untuk menangkap mereka. Sungguh terbalik di mana banyak para anggota dewan dan para pejabat, mereka melakukan korupsi yang jumlah sampai triliunan mereka tidak mengeluarkan seluruh tenaga untuk menangkap atau membongkar jaringan para koruptor. Uang yang mereka korupsi sudah membunuh banyak hak. Misalnya pendidikan orang miskin, perut orang miskin. Bahkan nyawa mereka telah terbunuh karena mereka tidak bias membiayai biaya pengobatan penyakit mereka. Mengapa mereka pun tidak ditembak ditempat??.para koruptor pun musuh Negara mengapa mereka tidak disingkirkan. Di sisi lain kasus poso, tanjung periuk yang banyak memakan korban sampai beribu ribu orang menjadi korban. Mereka tidak mengusutnya. Terlihat ada keganjilan yang sangat menonjol mencuat. Bahkan disiaran TV one semalam, seorang perwira polisi mengatakan jika mereka sudah menyerang operasi gabungan antara Militer, kepolisian, dan masyarakat akan dijadikan daerah operasi militer, akankah kisah masa silam yang tejadi di aceh terulang lagi??. Berapa banyak manusia lagi yang akan dikorbankan?? Jika hal itu dilakukan.



setiap asap pasti ada apinya, pembunuhan yang terjadi baru baru ini di sumatera, harus di selidiki asal mula penyebabnya, bukan langsung menuduh itu perbuatan terorist. mungkin mereka mengungkapkan rasa ketidak puasan terhadap kinerja para aparat. atau pun ada hal yang la

in yang menyebabkan mereka melakukan hal tersebut.



kini, Perlahan lahan hak untuk berkumpul mulai berkurang, perlahan lahan orang yang bersenjata kembali berkuasa. Perlahan lahan reformasi dan kebebasan kita akan disunat seperti dizaman orde baru.